Bertemu di Angkasa Dua Adidaya
Sebagai bagian dari
misi yang bertujuan membangun kapabilitas penyelamatan luar angkasa, pesawat
ulang alik AS, Apollo 18, bertemu dengan Soyuz 19 milik Soviet dan berlabuh di
angkasa.
Ketika katup kedua
pesawat terbuka, kedua komandan, Thomas P Saff ord dan Aleksei Leonov, berjabat
tangan dan menukar tanda mata sebagai selebrasi atas pertemuan perdana kedua
negara yang terlibat perang dingin.
Sekembalinya mereka ke
bumi, Sekjen PBB Kurt Waldheim mengucapkan selamat kepada kedua negara adidaya
sambil memuji semangat bekerja sama mereka dalam menuntaskan misi sejak
perencanaan awal.
Selama 44 jam, para
astronaut dan kosmonaut melakukan serangkaian eksperimen. Mereka berbagi
makanan dan mengadakan konferensi pers. Apollo-Soyuz merupakan misi terakhir
Apollo yang dilakukan NASA.
Misi itu menghasilkan
nota perdamaian dan kerja sama internasional, sebuah hasil yang mengukuhkan
maksud awal program Apollo, yakni ‘Kami ada untuk perdamaian bagi seluruh
manusia’.(MI)
Demikian
informasi pagi ini, semoga bermanfaat untuk kita semua.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar